Whatsapp

Berapa Lama Air Sumur Bor Baru Bisa Jernih?

Secara umum, Bapak Ibu harus terus menerus memompa dan membuang air sumur bor baru dalam waktu antara 1 hingga 3 jam baru bisa jernih. Namun angka ini tidak mengikat karena tergantung berbagai faktor.


Mengapa Sumur Bor Baru Masih Keruh?

Sumur bor baru seringkali mengalami kekeruhan pada airnya setelah proses pengeboran selesai. Fenomena ini cukup umum terjadi dan dapat menimbulkan kekhawatiran bagi pemilik sumur.

Namun, perlu diketahui bahwa keberadaan pasir atau air coklat pada sumur bor baru adalah hal yang wajar dan sering terjadi akibat partikel-partikel tanah yang ikut terbawa selama proses pengeboran.

Apa yang Menyebabkan Air Sumur Bor Baru Keruh?

Setelah proses pengeboran sumur selesai, air yang pertama kali muncul dari sumur bor akan memiliki kekeruhan. Hal ini terjadi karena selama proses pengeboran, tanah di sekitar sumur ikut terbawa dan bercampur dengan air yang berada di dalamnya. Partikel-partikel tanah ini kemudian mengendap di dalam sumur dan menyebabkan air menjadi keruh.

Selain itu, pada beberapa kasus, sumur bor baru juga dapat mengalami kondisi air coklat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh adanya endapan zat besi atau mangan di dalam sumur.

Zat besi dan mangan ini juga bisa terdapat larut dalam air sumur dan menyebabkan air terlihat berwarna coklat atau kemerahan.

Apakah Keluarnya Pasir atau Air Coklat Normal pada Sumur Bor Baru?

Ya, keluarnya pasir atau air coklat pada sumur bor baru adalah hal yang normal dan dapat terjadi setelah proses pengeboran.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kekeruhan air disebabkan oleh partikel-partikel tanah yang ikut terbawa selama proses pengeboran dan kemudian mengendap di dalam sumur.

Oleh karena itu, pada tahap awal setelah pengeboran, air sumur bor akan mengandung pasir atau bercampur dengan partikel tanah, sehingga mengakibatkan kekeruhan.

Untuk kondisi air coklat akibat endapan zat besi atau mangan, hal ini juga sering terjadi pada sumur bor baru. Zat besi dan mangan dapat terlarut dalam air dan menyebabkan perubahan warna menjadi coklat atau kemerahan.

Namun dalam kasus zat besi dan mangan solusinya tidak cukup hanya dengan memompa air terus menerus. Harus diolah menggunakan filter yang akan dibahas di bawah.

Bagaimana Tanah Ikut Pada Proses Pengeboran dan Berdampak Pada Kekeruhan Air?

Selama proses pengeboran sumur, alat bor akan merobohkan lapisan tanah dan batuan di sekitar sumur. Sementara itu, air digunakan sebagai pendingin untuk mengeluarkan serpihan-serpihan tanah yang telah dihancurkan oleh alat bor.

Proses ini mengakibatkan adanya campuran antara air dan partikel-partikel tanah yang terbawa oleh alat bor. Kemudian, air yang terkontaminasi tersebut akan naik ke permukaan dan masuk ke dalam sumur bor yang sedang dibuat.

Selanjutnya, karena laju aliran air di dalam sumur bor yang belum stabil pada tahap awal, partikel-partikel tanah yang terbawa akan mengendap di dasar sumur. Inilah yang menyebabkan kekeruhan pada air sumur bor baru.

Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya air yang mengalir melalui sumur, partikel-partikel tanah tersebut akan sedikit demi sedikit terbawa dan akhirnya air sumur akan menjadi lebih jernih.


Berapa Lama Air Sumur Bor Baru Bisa Jernih?

Setelah mengetahui bahwa kekeruhan air pada sumur bor baru adalah hal yang normal akibat partikel tanah yang ikut terbawa selama proses pengeboran, pertanyaan selanjutnya adalah berapa lama air sumur bor baru bisa menjadi jernih.

Waktu yang diperlukan untuk menjernihkan air sumur bor baru bisa bervariasi tergantung pada beberapa faktor.

Dalam bagian ini, akan dijelaskan perkiraan waktu air sumur bor baru menjadi jernih, faktor-faktor yang mempengaruhi lamanya proses pembersihan, serta cara untuk mempercepat proses pembersihan jika air belum jernih.

Perkiraan Waktu Air Sumur Bor Baru Menjadi Jernih

Secara umum, air sumur bor baru dapat memerlukan waktu antara 1 hingga 3 jam untuk menjadi jernih.

Pada tahap awal setelah pengeboran selesai, kekeruhan air biasanya mencapai puncaknya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya partikel-partikel tanah yang masih tercampur dalam air.

Namun, seiring berjalannya waktu, partikel-partikel tanah tersebut akan mengendap di dasar sumur dan air sumur akan mulai membaik secara perlahan.

Proses pengendapan partikel ini akan lebih cepat jika debit air sumur bor baru cukup besar dan aliran air yang masuk ke sumur terus menerus.

Debit air yang besar dapat membantu membuang partikel-partikel tanah ke permukaan, sehingga air sumur menjadi lebih cepat jernih.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lamanya Proses Pembersihan

Beberapa faktor dapat mempengaruhi lamanya waktu yang diperlukan agar air sumur bor baru menjadi jernih. Faktor-faktor ini antara lain:

  • Kedalaman Sumur Bor: Semakin dalam sumur bor, kemungkinan terbawanya partikel tanah akan semakin besar. Oleh karena itu, sumur bor yang dalam mungkin memerlukan waktu lebih lama agar airnya menjadi jernih.
  • Kondisi Tanah di Lokasi Sumur: Kandungan mineral dalam tanah di lokasi sumur juga dapat mempengaruhi lamanya waktu pembersihan air. Jika tanah mengandung banyak zat besi atau mangan yang sulit terlarut, proses pengendapan endapan mineral ini membutuhkan waktu lebih lama.
  • Debit Air Sumur: Debit air yang masuk ke sumur akan mempengaruhi seberapa cepat partikel-partikel tanah terbuang ke permukaan. Semakin besar debit air, semakin cepat air sumur bisa menjadi jernih.
  • Kondisi Sumber Air: Jika air sumur berasal dari sumber air yang memiliki sifat alami berwarna atau kandungan mineral tertentu, misalnya air dari sumur gali, proses pembersihan mungkin memerlukan waktu lebih lama dibandingkan sumber air yang berasal dari akuifer atau lapisan air tanah bebas.

Perlu diingat bahwa faktor-faktor di atas bersifat relatif dan bisa berbeda di setiap lokasi pengeboran sumur.

Oleh karena itu, proses pembersihan air sumur bor baru dapat berjalan lebih cepat atau lebih lambat tergantung pada kondisi dan karakteristik sumur masing-masing.

Cara untuk Mempercepat Proses Pembersihan Jika Air Belum Jernih

Jika air sumur bor baru belum kunjung jernih setelah beberapa jam, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mempercepat proses pembersihan:

  1. Periksa Debit Air: Pastikan bahwa debit air yang masuk ke sumur mencukupi. Jika debit air terlalu kecil, pertimbangkan untuk menambahkan aliran air untuk membantu mengeluarkan partikel tanah.
  2. Gunakan Pompa Air: Jika ada pompa air yang terpasang pada sumur, hidupkan pompa dalam beberapa jam untuk membantu mengalirkan air dan mengeluarkan partikel tanah lebih cepat.
  3. Hindari Mengambil Air dari Permukaan: Pada tahap awal setelah pengeboran, cenderung ada lebih banyak partikel tanah di dekat permukaan sumur. Hindari mengambil air dari permukaan sumur agar partikel tersebut tidak ikut terbawa ke dalam sistem air rumah.
  4. Gunakan Filter Air Sementara: Jika kekeruhan air sangat mengganggu atau air masih berwarna coklat karena endapan mineral, pertimbangkan untuk menggunakan filter air sementara seperti saringan kasa atau kain halus untuk menyaring partikel tanah dan endapan zat besi atau mangan.
  5. Bersabar dan Periksa Secara Berkala: Proses pembersihan air sumur bor baru memerlukan waktu dan kesabaran. Periksa secara berkala untuk melihat apakah air sudah mulai menjadi lebih jernih. Jika tidak ada perbaikan dalam waktu 24 jam atau lebih, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli sumur untuk penanganan lebih lanjut.


Apa yang Harus Dilakukan Jika Air Tidak Kunjung Jernih?

Jika setelah beberapa waktu air sumur bor baru masih belum kunjung jernih, maka diperlukan tindakan lebih lanjut untuk mengatasi masalah tersebut.

Salah satu solusi yang efektif adalah dengan menggunakan tabung filter air FRP (Fiber Reinforced Plastic).

Tabung filter FRP merupakan alat yang digunakan untuk menyaring partikel-partikel tersuspensi, endapan, dan zat-zat tertentu dalam air sehingga air dapat menjadi lebih jernih dan layak digunakan.

Dalam bagian ini, akan dijelaskan lebih lanjut mengenai penggunaan tabung filter FRP sebagai solusi untuk mengatasi air sumur bor yang tetap keruh.

Penggunaan Tabung Filter Air FRP

Tabung filter air FRP adalah salah satu jenis filter air yang cukup efektif dalam menyaring partikel-partikel halus dalam air.

Tabung ini terbuat dari bahan serat plastik yang kuat dan tahan terhadap korosi, sehingga sangat cocok digunakan untuk penyaringan air tanah.

Cara kerja tabung filter FRP adalah dengan mengalirkan air melalui lapisan media filter yang diisikan di dalamnya.

Partikel-partikel pengotor yang terbawa oleh air akan tertahan di permukaan media, sementara air yang sudah bersih akan terus mengalir keluar melalui tabung.

Tabung filter air FRP ini dapat diaplikasikan pada pipa sumur bor atau pada pipa yang mengalirkan air keluar dari sumur menuju ke rumah atau tempat penggunaan lainnya.

Pemasangan tabung filter biasanya dilakukan setelah pompa sumur atau sebelum air masuk ke tangki penyimpanan untuk penggunaan lebih lanjut.

Langkah-langkah Penggunaan Tabung Filter Air FRP

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti dalam penggunaan tabung filter air FRP:

  1. Pastikan Tabung Filter Bersih: Sebelum dipasang, pastikan bahwa tabung filter air FRP dalam kondisi bersih dan bebas dari kotoran atau partikel lain yang dapat menghambat aliran air.
  2. Pilih Lokasi yang Tepat: Pilih lokasi yang strategis untuk memasang tabung filter. Lokasi ini sebaiknya berada di dekat sumber air masuk, baik itu pada pipa keluaran sumur atau sebelum air masuk ke tangki penyimpanan.
  3. Hubungkan dengan Pipa Sumur: Sambungkan tabung filter dengan pipa sumur bor atau pipa yang mengalirkan air keluar dari sumur. Pastikan sambungan kedap dan tidak bocor agar air yang mengalirkan melalui tabung filter dapat tersaring secara efektif.
  4. Periksa Reguler: Lakukan pemeriksaan rutin pada tabung filter untuk memastikan tidak ada penyumbatan atau kerusakan yang dapat mengurangi kinerjanya. Lalukan juga perawatan rutin seperti backwash dan rinse.

Keuntungan Menggunakan Tabung Filter Air FRP

Penggunaan tabung filter air FRP memiliki beberapa keuntungan yang membuatnya menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi air sumur bor yang keruh:

  • Penyaringan Efisien: Tabung filter air FRP dapat menyaring partikel-partikel kecil dan halus dalam air dengan sangat efisien. Hal ini membuat air menjadi lebih jernih dan bebas dari endapan yang mengganggu.
  • Tahan Lama: Tabung filter FRP terbuat dari serat plastik yang tahan terhadap korosi dan tahan lama. Dengan perawatan yang baik, tabung filter ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Mudah Dipasang dan Digunakan: Proses pemasangan dan penggunaan tabung filter air FRP relatif mudah dan sederhana. Tabung ini juga tidak memerlukan tenaga listrik tambahan untuk bekerja.
  • Bebas Bahan Kimia Berbahaya: Penggunaan tabung filter air FRP tidak memerlukan bahan kimia tambahan. Air diolah secara mekanis melalui proses penyaringan, sehingga tidak menambahkan bahan kimia berbahaya ke dalam air.

Sebagai catatan, penggunaan tabung filter air FRP lebih efektif dalam menyaring partikel-partikel halus seperti pasir atau endapan zat besi atau mangan.

Namun, jika air sumur bor baru masih berwarna coklat atau kemerahan karena endapan mineral, penggunaan tabung filter mungkin perlu dikombinasikan dengan metode lain, seperti penggunaan media filtrasi khusus atau sistem pengolahan air yang lebih lanjut.

Konsultasikan dengan Ady Water

Ady Water adalah penyedia jasa pemasangan tabung filter air dan distributor media filter air di Bandung dan Jabodetabek. Kami sudah berpengalaman selama 11 tahun dan melayani lebih dari 6.000 customer, baik industri maupun rumah tangga.




advertise
advertise
advertise
advertise